Pendidikan Agama Islam
untuk kelas 5 SD
Pengertian Iman Kepada Kitab-Kitab Allah SWT
Iman secara bahasa berarti percaya. Iman
menurut istilah berarti mempercayai dengan sepenuh hati diucapkan
dengan lisan dan diwujudkan dalam kegiatan. Iman kepada kitab-kitab
Allah Swt. berarti mempercayai dengan sepenuh hati dan diucapkan dengan
lisan bahwa Allah Swt. telah menurunkan kitab kepada Rasul-Nya untuk
dijdikan sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan. Keyakinan tersebut
hendaknya ditanamkan dalam hati serta diwujudkan dalam perbuatan dan
tingkah laku sehari-hari.
Rukun iman meliputi iman kepada Allah
Swt. iman kepada malaikat-malaikat-Nya, iman kepada kitab-kitab-Nya ,
iman kepada Rasul-Rasul-Nya, iamn kepada hari akhir, dan iman kepada
qada qadar. Perintah beriman kepada kitab-kitabNya sebagai berikut:
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Tetaplah beriman kepada Allah
dan rasul-Nya (Muhammad) dan kepada Kitab (Al-Qur’an) yang diturunkan
kepada rasul-Nya, serta kitab yang diturunkan sebelumnya. Barang siapa
ingkar kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya,
rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sungguh, orangitu telah
tersesat sangatjauh. (Q.S. an-Nisa’ [4]: 136)
Kitab-Kitab Allah Swt.
Kitab merupakan kumpulan wahyu Allah
Swt. yang diturunkan kepada nabi dan rasul untuk disampaikan kepada
kaumnya sebagai petunjuk dan pedoman dalam menjalani kehidupan serta
memperoleh kebahagiaan di dunia dan akhirat. Selain istilah kitab, kita
mengenal istilah suhuf.
Suhuf adalah wahyu Allah Swt. yang
diturunkan kepada nabi dan rasul masih berupa lembaran-lembaran
terpisah. Allah Swt. telah menurunkan empat kitab kepada nabi dan
rasul-Nya.
Kitab Taurat
Taurat adalah kitab suci yang diturunkan
oleh Allah Swt. kepada Nabi Musa a.s. agar menjadi petunjuk baginya dan
kaum Bani Israel. Penjelasan tentang kitab Taurat dinyatakan pada ayat
Al-Qur’an berikut
Artinya: Dan Kami berikan kepada Musa,
Kitab (Taurat) dan Kami jadikannya petunjuk bagi Bani Israel (dengan
firman), ’’Janganlah kamu mengambilpelindung selain Aku.” (Q.S. al-lsra’
[17]: 2)
Taurat dalam bahasa Ibrani disebut Thora
yang berarti ajaran. Kata Thora diterjemahkan dalam bahasa Yunani Kuno
dengan nomos (hukum). Kata Taurat muncul beberapa kali dalam ayat-ayat
Al-Qur’an, misalnya pada Surah al-lsra’ [17] ayat 2 sebagaimana
dijelaskan di atas.
Ajaran bagi kaum Nabi Musa a.s. dalam kitab Taurat terkandung Sepuluh Perintah (Ten Commandements).
Isi Sepuluh Perintah tersebut sebagai berikut.
- Hormati dan cintailah Allah Yang Maha Esa.
- Sebutlah nama Allah dengan hormat.
- Sucikanlah hari Sabtu.
- Hormatilah ibu-bapakmu.
- Jangan membunuh.
- Jangan berbuat zina.
- Jangan mendekati (ingin) berbuat zina.
- Jangan mencuri.
- Jangan berdusta.
- Jangan mengambil hak milik orang lain.
- Kitab Zabur adalah kitab suci yang
diturunkan kepada Nabi Daud a.s. untuk dijadikan pedoman bagi umatnya.
Kata Zabur berasal dari kata zabara yang berarti ’’menulis”, ’’menulis
dengan sempurna”, atau ’’mengukir tulisan pada batu”. Zabur menurut
istilah merupakan kitab yang diturunkan Allah Swt. kepada nabi. Oleh
karena itu, sebagian ulama berpendapat bahwa kitab Zabur tidak hanya
diterima oleh Nabi Daud nama Nabi Daud a.s. sebagai penerima kitab
Zabur.a.s., ada beberapa nabi yang juga menerimanya. Meskipun demikian,
kitab Zabur yang terkenal adalah kitab yang diterima oleh Nabi Daud a.s.
Selain itu, nabi penerima kitab Zabur yang disebut namanya dalam
Al-Qur’an hanya Nabi Daud a.s. Berikut salah satu ayat Al-Qur’an yang di
dalamnya disebutkan.
Artinya: Dan Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang di langit dan di bumi. Dan sungguh, Kami telah memberikan kelebihan kepada sebagian nabi-nabi atas sebagian (yang lain), dan Kami berikan Zabur kepada Daud. (Q.S. al-lsra’ [17]: 55)Zabur sebagai kitab suci yang diturunkan Allah Swt. kepada Nabi Daud a.s. dalam bahasa Arab disebut Mazmur. Dalam bahasa Ibrani dikenal dengan nama Mizmordan dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Psalm.Mazmur berarti nyanyian. Kitab Zabur Nabi Daud a.s berisi 150 nyanyian yang beliau senandungkan sebagai ungkapan semua hal yang pernah beliau alami semasa hidupnya meliputi permintaan ampun atas dosanya, sukacita karena kemenangannya atas musuh, dan kemuliaan Allah Swt.Kitab InjilKitab Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa a.s. merupakan wahyu Allah Swt. yang kemudian disampaikan kepada umatnya. Kitab Injil adalah petunjuk bagi Nabi Isa a.s. dan Bani Israel. Umat Nabi Isa a.s. pun membenarkan Injil sebagai kitab yang diturunkan Allah Swt. kepada Nabi Isa a.s. sebagaimana Allah Swt. menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa a.s. dan kitab Zabur kepada Nabi Daud a.s. Al-Qur’an pun membenarkan pernyataan tersebut. Perhatikan firman Allah Swt. berikut ini.
-
Kitab Al-Qur’an diwahyukan oleh Allah Swt. kepada Nabi Muhammad saw. Al-Qur’an berbeda dengan kitab-kitab lainnya. Kitab Taurat, Zabur, dan Injil diwahyukan untuk menjadi pedoman hidup bagi kaum tertentu. Akan tetapi, Al-Qur’an diturunkan untuk seluruh umat manusia, tidak hanya untuk bangsa Arab dan tidak terbatas pada waktu tertentu. Al-Qur’an diwahyukan untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia hingga akhir zaman. Dengan demikian, kitab Al-Qur’an yang diterima Nabi Muhammad saw. merupakan petunjuk, pemberi peringatan, dan pedoman bagi seluruh umat manusia dalam menjalani kehidupan di dunia. Perhatikan firman Allah Swt. berikut iniArtinya: Mahasuci Allah yang telah menurunkan Furqan (Al-Qur’an) kepada hamba-Nya (Muhammad) agaddia menjadi pemberi peringatan bagi seluruh alam (jin dan manusia). (Q.S. al-Furqan [25]: 1)Ayat tersebut menjelaskan bahwa Al-Qur’an merupakan pemberi peringatan dan pedoman bagi seluruh umat manusia. Pada ayat tersebut Allah Swt. menyebut Al-Qur’an dengan sebutan al-Furqan yang berarti pembeda, yaitu pembeda antara yang haq dan yang batil atau pembeda antara yang baik dan yang buruk. Al-Qur’an memiliki beberapa kedudukan sebagai berikut.
1. Sebagai Wahyu Allah Swt. yang Diturunkan kepada Nabi Muhammad saw.
Al-Qur’an merupakan wahyu Allah Swt. yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. melalui perantaraan Malaikat Jibril. Beberapa ayat Al-Qur’an turun untuk menjawab doa atau ke- gelisahan Nabi Muhammad saw. Al-Qur’an me- nunjukkan kepada Nabi Muhammad saw. tentang suatu berita atau cara penyelesaian suatu perkara.2. Sebagai Mukjizat Nabi Muhammad saw.
Allah Swt. mengaruniai beberapa mukjizat kepada Nabi Muhammad saw. Mukjizat beliau yang paling besar adalah Al-Qur’an. Isi kandungan Al-Qur’an mampu menjawab tantangan zaman. Al-Qur’an merupakan wahyu Allah Swt. yang paling sempurna dan menyempurnakan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya. Selain itu, Al-Qur’an digunakan hingga akhir zaman. Al-Qur’an adalah mukjizat terbesar dan teragung yang pernah diterima utusan Allah Swt.3. Sebagai Pedoman Hidup Umat Manusia
Al-Qur’an merupakan petunjuk Allah Swt. bagi manusia dalam menjalani kehidupan untuk memperoleh kebahagiaan di dunia dan akhirat. Orang yang hidupnya sejalan dengan Al-Qur’an termasuk golongan orang yang bertakwa. Orang yang bertakwa dijanjikan kebahagiaan lahir dan batin oleh Allah Swt. Isi kandungan Al-Qur’an tidak lekang oleh waktu. Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang dijamin keasliannya oleh Allah Swt. Allah Swt. berfirman dalam Surah al-Baqarah [2] ayat 1-3 sebagai berikut.4. Sebagai Sumber dari Sumber Hukum Islam
Al-Qur’an merupakan sumber utama hukum Islam. Firman-firman Allah Swt. dalam Al-Qur’an dapat menjawab persoalan-persoalan yang dihadapi manusia. Al-Qur’an menempati posisi sebagai sumber utama dari seluruh ajaran Islam. Sebagai sumber hukum, Al-Qur’an berisi ajaran yang paling lengkap sekaligus membenarkan seluruh kitab yang diturunkan Allah Swt. sebelumnya. Al-Qur’an memuat tuntunan dalam persoalan-persoalan akidah, akhlak, syariah, dan budi pekerti. Al-Qur’an juga mengatur hubungan manusia dengan Allah Swt., sesama manusia, dan lingkungan hidup.
Baojit-An-Titan Tube in India
BalasHapusBaojit-An-Titan Tube in India - Baojit-An-Titan Tube In India: Baojit-An-Titan titanium tube Tube. 출장마사지 Baojit-An-Titan Tube In India: Baojit-An-Titan Tube 삼척 출장마사지 in India: Baojit-An-Titan 경기도 출장샵 Tube 문경 출장샵 In India: Baojit-An-Titan Tube In